Sukses Absen :D

Posted Sabtu, 20 November 2010 by Dea Mentari Dini
Setelah kemarin komplain dengan petugasnya akhirnya saya dibantu dan absen berhasil dilakukan. Hati saya menjadi lega karena tidak takut lagi dibilang suka terlambat dan sebagainya. Terima kasih, semoga kecanggihan ini tidak berdapak negatif namun memberikan banyak keuntungan bagi warga sekolah Mitreka Satata. :)

Absen Sidik Jari di SMAN 1 Malang

Posted Kamis, 18 November 2010 by Dea Mentari Dini
Sekarang mengingat SMAN 1 merupakan sekolah berataraf Internasional, pembangunan dan penambahan fasilitas mulai ditingkatkan. Salah satunya wajib absen sidik jari untuk para siswa setiap datang dan pulang sekolah. Dalam benak saya berpikir, ternyata SMAN 7 juga menyediakan fasilitas yang sama, hanya saja bedanya absen menggunakan kartu pelajar. Selama tiga hari saya selalu rutin absen, tetapi setelah 3 hari itu mulai ada masalah yang benar-benar membuat saya bertanya-tanya. Kenapa tipa-tiba jempol saya di denied access??! Benar-benar merasa jengkel karena setelah saya coba berbagai cara belum juga bisa. Jempol saya sudah saya bersihkan dan saya rasa nggak ada yang berubah dari jempol kanan saya. Tapi kenapa mesin absen belum juga mengkonfirm absen saya? Padahal kemarin-kemarin selalu lancar. 

Tadi pagi akhirnya dipasang petunjuk penggunaan mesin absen. Tertulis bahwa "Jika tidak dapat absen dengan jari, maka tuliskan nomor induk anda lalu tekan 'OK' dua kali.". Saya coba masukkan nomor induk saya "15167" tapi belum juga di konfirm. Dalam hati saya berkata "Apakah karena mentang-mentang saya murid baru lalu nomor induk saya tidak dimasukkan?". Saya benar-benar kecewa, padahal saya selalu datang setiap pagi dan tidak pernah terlambat. Tapi jika sampai ada laporan dari sekolah bahwa saya tidak pernah absen sidik jari, jangan salahkan saya karena mesin absennya yang salah karena tidak mengakui nomor induk saya. Besok saya akan mengajukan komplain ke pihak sekolah supaya nomor indukl saya dapat dikonfirm oleh mesin absennya. 

Canggih itu memang baik, tapi terlalu canggih itu merepotkan.

Apa itu Onrop?

Posted Rabu, 17 November 2010 by Dea Mentari Dini
http://www.marketplus.co.id/wp-content/uploads/2010/11/onrop.jpgOnrop adalah sebuah karya drama musikal yang merupakan buah karya dari Joko Anwar bersama beberapa orang-orang kreatif di bidang musik, tari, dan juga fashion. Musik Onrop dikerjakan oleh trio musisi Aghi Narottama, Bemby Gusti, dan Mondo Gaskaro. Salah seorang educator Ponpin juga terlibat dalam musik Onrop, yaitu Indra Perkasa, sebagai conductor orchestra untuk pementasan. Indra Perkasa adalah seorang komposer lulusan Institut Musik Daya Indonesia serta UCLA Extension Program jurusan Film Scoring. Intinya onrop itu adalah drama musikal yang saya denger sih sangat lucu dan entertain banget, katanya sih juga super keren. Wanna watch it? :)

Capek

Posted by Dea Mentari Dini
Kali ini, untuk pertama kalinya dalam hidupku aku begitu nggak diinginkan, dibuang, dan diacuhkan. Padahal waktu itu aku selalu dimanja, disayang, diajak ketawa. Yaampun bener-bener capek aku, nggak tau harus gimana. Aku nggak mau kehilangan, tapi dia ingin aku hilang. Yaa mau gimana lagi ya, mungkin aku emang nggak pantes lagi. PAdahal aku pikir aku selalu bahagia sama dia, cuma dia yang bisa aku andalkan. Tapi toh ternyata lambat laun terbukti kan nggak seperti yang aku pikirkan. Sedih sih... tapi ak unggak marah. Karena udah terlalu capek. Ditambah lagi aku nggak makan apa-apa sampe jam segini :p
Udalah jangan dipikirin (tapi masih terus dipikir) nanti lama-lama bisa depresi (emang itu yang dipengenin). Gimana yaaa? Aku kok lama-lama capek sendiri, padahal dia juga santai aja. Tapi kenapa cuma aku ya yang ngerasa kayak gini. Sebel sih.. Tapi mau gimana lagi, aku sudah digituin sih.

Konflik Sepak bola antara Malang-Surabaya

Posted by Dea Mentari Dini
http://foto.okezone.com/images-data/photo/2008/01/17/14/148/image0.jpg

Konflik...konflik...dan konflik... Kenapa sih Indonesia nggak pernah lepas sama yang namanya K O N F L I K ?? Lebih-lebih konflik antar saudara sendiri, sebenernya semboyan BHINEKA TUNGGAL IKA itu masih ada nggak sih di dalam diri masing-masing? Salah satu yang ada di sekitar lingkungan saya nih ya antara Arema sama Bonek. Sebenernya saya nggak tau pasti apa penyebab pertengkaran di antara dua kubu ini. Yang pasti saya dan teman-teman sangat prihatin dengan kondisi seperti ini.
http://media.vivanews.com/thumbs2/2010/01/17/83607_persebaya___arema___bonek_vs_polisi_300_225.jpgYaaaah... masak cuma karena sepak bola aja sampe perang kayak begitu? Saya sih nggak membela kedua-duanya meskipun saya tinggal di Malang. Dua-duanya sama-sama salah. Cuma karena SEPAK BOLA DOANG aja sampe gelut kayak gitu. Apalagi waktu konvoi. Pernah sih saya ikut konvoi arema cumak satu kali. Dan itu saya udah kapok nggak mau ikut lagi. Cukup yang pertama dan terakhir! Waktu itu para anggota konvoi, disetiap jalan yang dia lewati kalau lihat plat depan berhuruf 'L' kendaraannya langsung digebrak-gebrak dan dipisuhi. Astaghfirulah, korban yang kena amuk nggak bisa berbuat apa-apa. Dia cuman bisa terdiam sambil menunduk, saya ingat betul bagaimana ekspresi orang itu.

Selamat Hari Raya Idul Adha

Posted by Dea Mentari Dini
Hari ini tanggal 17 Nopember 2010. Hari raya idul adha lagi dirayain nih.. Tapi ada juga ngerayainnya pas waktu kemarin. Heran ya orang Indonesia, saking fanatiknya Islam sampe dibagi jadi dua kubu. Sebenernya itu nggak penting banget dan kurang kerjaan banget kalau menurutku. Lebih-lebih kita ini kan satu saudara, sebangsa dan setanah air, masak mau perang sesama saudara sih? Saya bener-bener nggak ngerti sama jalan pikirannya orang-orang itu. Pokoknya intinya SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA BUAT YANG NGERAYAIN BESOK ATAUPUN HARI INI.

Kamera Polaroid

Posted Selasa, 16 November 2010 by Dea Mentari Dini
http://www.slipperybrick.com/wp-content/uploads/2009/12/lego_polaroid_01.jpg

 Kamera polaroid, menurut saya nggak terlalu buruk. Kamera ini sudah canggih dan praktis memakainya. Tinggal jepret langsung keluar hasil fotonya. keren kan? :) Tapi sayang, jaman sekarang orang-orang sudah mulai melupakan keberadaan kamera yang unik ini :(. Mereka lebih tertarik dengan kamera digital yang hasilnya dapat langsung dilihat lewat LCD. Memang sih lebih praktis karena kita nggak perlu bawa-bawa film berupa kertas kemana-mana. Cuman pakek kartu microSD aja udah bisa jepret ratusan foto lebih. Bahkan hasilnyapun lebih tajam.
Tapi keberadaan kamera ini juga jangan dilupakan. Terkadang kamera ini lebih praktis penggunaannya disaat kita lagi malas mencetak fotonya ke tempat cuci film. Ya kan? Toh kalau pakai kamera ini bisa langsung jadi sekali jepret. Tapi banyak yang bilang kalau harga film kamera polaroid mahal dan juga harus dicuci ulang. Tapi nggak ada salahnya kan kita bermain-main lensa dengan kamera ini? :) Mungkin bisa digunakan untuk koleksi atau saat ada acara pesta kecil-kecilan kita bisa mendokumentasikan hasilnya dan bisa langsung taruh di album foto. Sebenarnya saya juga punya kamera seperti ini di rumah. Tapi masih ragu apa masih bisa digunakan atau tidak. Karena sudah cukup lama tidak digunakan dan harga filmnya juga mahal. Jadi harus nabung dulu supaya bisa beli filmnya dan nanti baru bisa dipakai.Tapi risikonya kalau sudah beli film tapi kameranya rusak ya sama aja bohong. Hehehe. Sampai sekarang aja saya masih belum sempat ngumpulin uang buat beli filmnya kamera ini. Bagaimana? Apa kamu berminat dengan kamera ini? ;)